Arti Kata “Bujang” Hingga “Bulek” dalam Kamus Bahasa Minang

]

LanggamMinang- Sejumlah kata Bahasa Minang berawalan “b” seperti bujang, bujua, buai, bujuak, bukak, bukik, buko, bubuik, buduik, bulek masih digunakan masyarakat Minang dalam percakapan sehari-hari hingga kini.

.

Sebagian kata yang digunakan dalam Bahasa Minang dekat dengan Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia, sehingga relatif lebih mudah dipahami oleh penutur Bahasa Indonesia ataupun Bahasa Melayu. Sebagian yang lain hanya dikenal dalam Bahasa Minang.

Berikut arti sejumlah kata tersebut menurut Kamus Bahasa Minang – Indonesia, dimulai dari kata “bu.jang” hingga kata “bu.lek“:

.

  1. bu.jang: laki-laki yang belum kawin

contoh penggunaan dalam kalimat : “kama ang bujang?” (hendak kemana kamu?)

.

  1. bu.jua: bujur

contoh penggunaan dalam kalimat : “garis bujua” (garis bujur)

.

  1. bu.ai: ayun

contoh penggunaan dalam kalimat : “main buaian” (main ayunan)

.

  1. bu.juak: bujuk

contoh penggunaan dalam kalimat : “ambo sadang mambujuak” (saya sedang membujuk)

.

  1. bu.kak: buka

contoh penggunaan dalam kalimat : “bukak lah jendela ko” (bukalah jendela ini)

.

  1. bu.kik: bukit

contoh penggunaan dalam kalimat : “ambo nio pai ka bukik” (saya hendak pergi ke bukit)

.

  1. bu.ko: buka

contoh penggunaan dalam kalimat : “sabantalai babuko” (sebentar lagi berbuka)

.

  1. bu.buik: cabut

contoh penggunaan dalam kalimat : “bubuik selah rumpuik tu” (cabut saja rumput itu)

.

  1. bu.duik: marah

contoh penggunaan dalam kalimat : “jan mambuduik juo” (jangan marah juga)

.

  1. bu.lek: bulat

contoh penggunaan dalam kalimat : “bola tu bulek” (bola itu bulat)

.

Sumber: Kamus Minangkabau-Indonesia 1985 (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa) dan Kamus Bahasa Minangkabau- Indonesia Balai Bahasa Padang tahun 2009 (Departemen Pendidikan Nasional)

Lirik dan Chord Lagu Sampai Kau Jadi Milikku

]

JAKARTA, KOMPAS.com - Lagu yang berjudul “Sampai Kau Jadi Milikku” ini diciptakan dan dipopulerkan oleh Judika.

Dirilis pada 7 Agustus 2015, lagu ini merupakan salah satu singel milik Judika dari album studionya berjudul Hati & Cinta.

Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Cinta Karena Cinta dari Judika

Berikut ini adalah lirik dan chord lagu “Sampai Kau Jadi Milikku” dari Judika:

[Intro] G C Am C D

G

Kau tau sejak pertama bertemu

C

Terbayang senyum indah di matamu

Am

Kau berikan tatapan cinta untukku

C D

Jatuh cinta, ku jatuh cinta

G

Rindu terasa mengancam dadaku

C

Saat kau selalu hadir di mimpiku

Am

Hati jiwaku selalu memanggilmu

C D

kasihku

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Am

Ku cinta kau, ku cinta kau

Bm

Hanya kamu di hatiku

C

Takkan pernah kan terganti

D

Sampai kau jadi milikku yeiye..

[Chorus]

G C

Huwooo Huwooo.. Huwooo Huwooo..

Am

Houwoo oo.. Ouwoo oo..

C D

Sampai kau jadi milikku

G C

Huwooo Huwooo.. Huwooo Huwooo..

Am

Houwoo oo.. Ouwoo oo..

C D

Kaulah cinta sejatiku

[Intro] G C D

G

Rindu terasa mengancam dadaku

C

Saat kau selalu hadir di mimpiku

Am

Hati jiwaku selalu memanggilmu

C D

Oh kasihku

Am

Ku cinta kau, ku cinta kau

Bm

Hanya kamu di hatiku

C

Takkan pernah kan terganti

D

Sampai kau jadi milikku

[Chorus]

Em D

Hal itu mungkin takkan mudah

C

Tapi ku takkan menyerah

Am

Karena jiwa ini raga ini

D

memanggil namamu

G

Kau tau sejak pertama bertemu

C

Ku jatuh cinta

[Chorus]

Ini Bahasa Orang Medan Ketika Sedang Marah

]

MEDAN, KabarMedan.com | Orang Medan dikenal sebagai orang yang keras dan kasar. Anggapan ini datang karena orang Medan punya gaya ngomong yang agak blak-blakan dan suaranya kedengeran lebih besar dari yang lain.

Untuk urusan ngebentak orang, orang Medan memang juaranya. Maklum aja kosa kata yang dipunyai orang Medan tergolong luar biasa. Banyak bahasa yang tidak terdengar seperti makian bisa dipakai

Ini beberapa kata-kata yang sering dipake orang Medan ketika numpahin kemarahannya:

  1. Pukimak

Arti lain: Motherfucker. Mirip juga sensasinya dengan mengucapkan “Brengsek” dalam bahasa Indonesia.

Cara Penggunaan: “Pukimak nya ini, udah kubilang jangan telat, masih juga dibuat”

Turunan : Orang Medan juga sering menyederhanakannya menjadi “Kimak” atau turunan berikutnya “Kimbek”.

  1. Lontong

Lontong adalah makanan berkuah khas Indonesia, tapi orang Medan juga make kata ini untuk ngatain orang. Gak jelas kenapa Lontong bisa jadi kata yang kasar. Tapi, kata ini memang sering terdengar keluar dari orang Medan yang kesal.

Cara penggunaan : “Lontong lah wei”

  1. Kepala Otak Kau

Kepala Otak Kau merupakan bahasa Medan yang bisa merujuk kepada orang yang keras kepala atau orang yang hanya mementingkan diri sendiri.

Cara penggunaan : “Kepala otak kau lah, bebal kali kau kutengok. Kalok kau dengar apa yang aku cakapkan gak kek gini jadinya.”

  1. Tahapa Kali Kau

Tahapa Kali Kau bisa juga diartiin sebagai gak jelas banget sih kamu. Kata ini diberikan buat orang yang sembarangan atau suka melakukan hal-hal aneh.

Asal kata: Tahapa = Entah apa

Cara penggunaan: “Tahapa kali lah kau”

Bisa juga

“Tahapa-hapa kerjaan mu kutengok”

  1. Gak Ada Otak Kau Ya

Kalau di poin no. 3, tujuan pemakaian kata otak buat orang yang bebal. Di poin no. 5 ini kata otak merujuk kepada orang yang berpikir sebelum bertindak.

Cara penggunaan : “Gak ada otak kau ya. Asal ambil aja bah. Ko tanyak dulu punya siapa makanan di kulkas. Jangan sukak-sukakmu aja.”

  1. Lantam Mulut Itu Ya

Kalimat ini mengacu pada orang yang bawel atau tidak berpikir sebelum mengutarakan sesuatu.

Cara penggunaan : “Lantam mulut itu ya. Mau mamak cabe?”

  1. Loak kali ah!

Loak artinya bodoh atau semacamnya. Orang yang loak biasanya bertingkah laku konyol. Walau kadang kekonyolannya, bisa membuat orang muak.

Cara penggunaan : “Loak kali si lek ni ah”

Sepadan dengan kalimat ini: “Lawak lawak kutengok ya. Mau tebalek awak dibuatnya.”

  1. Silap Kurusakkan Jugak Kau Ni

Orang Medan sering kali menggunakan kata “Silap”. Gak mengerti darimana asalnya. Silap yang berarti kurang awas biasanya dipakai dalam kalimat ini merujuk pada kehati-hatian lawan bicaranya.

Cara penggunaan : “Awas silap. Kurusakkan jugak kau ni. Sak sak rumahmu pun bisa kuilangkan.”

Bisa juga

“Carik silap ko ya?”

  1. Mata Ko Lah. Selo aja.

Salah satu hal yang paling dibenci orang Medan adalah orang yang melirik dia terus-terusan. Maka dari itu, mata sering dipake untuk ngatain orang.

Cara penggunaan : “Mata ko lah. Selo aja. Gak usah kek apa kali nengoknya.”

Cemana? Mantap kan? Cak ko pakek pas kau lagi ngomong. (Artinya: Gimana? Mantap kan? Coba kamu pake pas lagi ngomong) Dijamin orang gak macem-macem lagi sama kamu. Kalo ada yang tersinggung pas kamu ngomong, bilang aja “Jangan bawak palak ya” (Artinya: Jangan kesel ya).

Tapi, sebenernya ya, orang Medan baik-baik kok, cuma memang pas gertak orang mereka bisa bikin lawan jadi keder. Sehari-hari walaupun terdengar kasar, orang Medan gak nakutin. Lucu-lucu malahan. [KM-01]